Kamis, 29 Juli 2021 22:03

Pasar Rusia Respon Positif Kehadiran Kopi Mamasa Di Kazan Summit 2021

KAZAN-RUSIA, RESTORASITV.CO.ID - Kabar gembira dari arena The 12th International economic summit “Russia — Islamic world: KazanSummit 2021” Russia Halal Expo IEC “Kazan Expo” yang digelar di Kazan, ibu kota Republik Rusia Tatarstan karena kopi Mamasa, Sulawesi Barat bisa tampil mewakili Indonesia pada even pertemuan ekonomi internasional tersebut. 

Kehadiran kopi Mamasa dibawa Koperasi Produsen TAPUSMAS selaku off taker Kopi Mamasa yang sudah mendapatkan sertifikat halal dari MUI mendapat perhatian dan respon positif dari pasar Rusia, bahkan pada hari pertama expo digelar, Presiden Tatarstan Rustam Minnikhanov bersama rombongan pengusaha lokal yang dipandu oleh pejabat KBRI Moscow mengunjungi stand kopi Mamasa. 

Ketua Koperasi Produsen TAPUSMAS, Mika Pokiringan Bombong, menuturkan, ada peluang besar kopi Mamasa bisa diterima di Rusia, terlihat dari antusias pengunjung yang hadir pada stand kopi Mamasa. 

"Sampai hari ini (29/7/2021), sedikitnya 5 pengusaha lokal yang sudah mengkonfirmasi untuk melanjutkan tahapan business matching meeting yang akan digelar di KBRI Moskow, pertemuan ini difasilitasi oleh pejabat Kedubes RI" tuturnya. 

Lanjut Mika Pokiringan, jika dalam business matching meeting ini terjadi kesepakan maka akan dilanjutkan dengan cooperation agreement atau perjanjian kerjasama yang akan mengikat kedua pihak. 

"Penandatanganan cooperation agreement akan disaksikan oleh pejabat Kedubes RI mewakili Pemerintah Indonesia bersama pejabat pemerintah setempat" lanjutnya. 

Ia berharap, pihaknya bisa membawa cooperation agreement sebagai oleh-oleh bagi petani kopi di Mamasa. 

Dilansir dari media lokal sesuai siaran berita Anadolu Agency merilis, 

Acara yang mengumpulkan para ahli ekonomi Rusia dan dunia Islam, Kazan Summit 2021, dimulai pada Rabu di Kazan, ibu kota Republik Rusia Tatarstan.

Pertemuan "Russia - Islaic World: Kazan Summit 2021" bertujuan memperkuat hubungan perdagangan dan ekonomi, hingga aspek sain dan budaya antara Rusia dan negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Acara selama tiga hari, yang disponsori oleh Anadolu Agency sebagai mitra komunikasi global, akan mempromosikan perdagangan dan pengembangan lembaga keuangan Islam di Rusia.

Pertemuan ekonomi internasional ini bertujuan untuk menarik lebih banyak investor dan pemangku kepentingan, ungkap Presiden Tatarstan Rustam Minnikhanov dalam pidato pembukaan.

"Kami (bersama Federasi Rusia) berkomitmen untuk membawa acara ini ke tingkat yang baru," kata Minnikhanov.

Menyinggung tingginya jumlah pengunjung meski di tengah pandemi virus korona, Minnikhanov menegaskan keyakinannya acara tersebut akan berbuah manis dan menjanjikan.

Acara yang bertujuan meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi, sains, sosial, dan budaya antara Rusia dan negara-negara anggota OKI telah dikunjungi lebih dari 4.000 pengunjung.

Sementara itu, Menteri Pembangunan Ekonomi Rusia Maxim Reshetnikov mengungkapkan segala inisiatif yang diambil selama acara tersebut akan "sangat didukung" di tingkat federal Rusia.

Menyoroti 20 uta Muslim tinggal di Rusia, Reshetnikov mengatakan, "Ini adalah pasar besar yang menawarkan peluang besar bagi perusahaan global yang hadir di acara tersebut dan di Rusia."

Mucahit Kucukyilmaz, kepala penasihat Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, menambahkan bahwa pandemi meningkatkan permintaan produk halal, dan konsep halal mulai efektif di semua aspek perdagangan.

Mucahit menekankan volume perdagangan di bidang produk halal telah melampaui USD4 triliun dan diperkirakan akan terus meningkat.

Ihsan Ovut, kepala Institut Standarisasi dan Metrologi Negara-negara Islam, mengatakan bahwa sektor ini telah menjadi tren yang meningkat tidak hanya di kalangan Muslim tetapi juga masyarakat non-Muslim.

“Halal bukanlah pilihan bagi kami, tapi itu adalah kebutuhan,” kata Ovut, menambahkan bahwa standar halal telah menarik lebih banyak perhatian dari banyak orang selama pandemi.

Pertemuan antara Rusia dan dunia Islam edisi ke-12 ini mengumpulkan perwakilan organisasi internasional, otoritas negara-negara, lembaga keuangan, kedutaan besar, anggota parlemen, investor dan pengusaha, pemimpin perusahaan Rusia dan asing.

Acara yang mengusung tema “kesadaran dalam konsumsi” ini akan membahas materi kemitraan keuangan, industri halal, diplomasi kepemudaan, kedokteran, olahraga, industri kreatif, pengembangan ekspor, bisnis, dan investasi.

Pameran "Rusia Halal Expo" akan diadakan di sela-sela KTT tersebut.

 

(Leo/MdB)

Baca 33 kali
Nilai butir ini
(1 Pilih)