Sunday, 19 July 2020 13:22

Buron Selama 10 Tahun, Akhirnya Abd Makmur Berhasil Ditangkap di Sarudu

SANGKAYU, MEDIARESTORASI.COM - Setelah buron selama 10 tahun Abd. Makmur diambil dan langsung dijebloskan ke LP Mamuju, Sulbar. Abd. Makmur merupakan salah satu debitur kredit fiktif yang terlibat dalam bank pembobolan BPD Sulsel cabang Pasangkayu, sebesar Rp 41 miliar.

 

Abd. Makmur merupakan salah satu dari 9 orang yang terbukti pada kasus Pembobolan BPD Sulsel cabang Pasangkayu, 2004 lalu.

 

Modus para tersangka, yaitu membuat permohonan kredit kerja kontruksi ke BPD Sulsel. Proyek di bawah Dinas Pekerjaan Umum (DPU) lokal. Kredit fiktif dibuat atas nama 22 orang, dengan perputaran perusahaan fiktif. Sementara ada salah satu pemohon kredit memiliki 42 CV dan mendapatkan kucuran Rp 12 miliar.

 

Ironisnya meminta kredit fiktif tidak dilakukan dengan prosedur yang sesuai. Seperti peninjauan ke lokasi proyek penjamin untuk meninjau kebenaran Jaminan itu.

 

Meski tidak sesuai prosedur, Pengucuran kredit tetap dilakukan pihak BPD tanpa melalui rapat Komite Kredit. Bobol.

 

Pembobolan ini membahas terungkap dan komplotan ini diadili, termasuk Abd. Makmur. Makmur di vonis 4 tahun penjara namun Makmur melepaskan diri dari tanggung jawab hukum. Setelah 10 tahun buron, akhirnya Makkur ditangkap pada Sabtu (18/7/2020) malam. Di Rumah di Dusun Tanamoni, Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu.

 

Dari total komplotan pembobo Bankl BPD Sulsel yaitu 9 orang. Jaksa baru menerima 3 orang dan sisanya masih berkeliaran.

Read 38 times
Rate this item
(0 votes)